Masalah Kesehatan Mental Anak Pada Usia 3 sampai 11 Tahun
Anak-anak dapat dipengaruhi oleh masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan ADHD. Penting bagi orang tua untuk menyadari tanda-tanda masalah ini dan mendukung anak-anak mereka.
Tiga masalah kesehatan mental yang paling umum pada anak-anak adalah kecemasan, depresi, dan ADHD. Kecemasan ditandai dengan kesedihan atau kekhawatiran yang berlangsung lama yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Depresi ditandai dengan kesulitan tidur atau makan, serta merasa putus asa tentang masa depan. Dan ADHD adalah suatu kondisi yang membuat seorang anak sulit untuk fokus pada hal-hal yang mereka lakukan atau mempertahankan perhatian pada tugas untuk jangka waktu yang lama.
Orang tua harus mewaspadai tanda-tanda pada anak mereka yang dapat mengindikasikan masalah kesehatan mental seperti sulit tidur atau makan, sulit berkonsentrasi pada tugas, dan/atau bertindak dengan cara yang tampaknya di luar karakter mereka. Mereka juga harus memberikan dukungan untuk anak mereka yang mungkin mengalami kesulitan ini.
1. Tanda-tanda emosional dan perilaku
· Anak-anak lebih rentan terhadap masalah kesehatan mental daripada orang dewasa dan mereka juga cenderung tidak tahu bagaimana mengungkapkannya. Jadi, penting bagi orang tua dan wali untuk mengetahui tanda-tanda yang mungkin mengindikasikan suatu masalah.
· Kesedihan atau kekhawatiran abadi: Anak-anak yang menunjukkan tanda ini mungkin sedang berjuang melawan depresi, kecemasan, atau gangguan stres pascatrauma. Mereka mungkin mengalami kesulitan berkonsentrasi di sekolah atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
· Sulit tidur atau makan: Ini bisa menjadi indikasi insomnia, kecemasan, atau depresi. Itu juga bisa menunjukkan kelainan makan seperti anoreksia nervosa.
· Masalah di sekolah: Seorang anak yang sulit fokus pada pelajarannya mungkin menderita ADHD atau ketidakmampuan belajar lainnya seperti disleksia. Mereka mungkin juga kesulitan berteman jika mereka memiliki gangguan kecemasan sosial.
· Keluhan fisik: Jika anak Anda mengeluh tentang gejala fisik seperti sakit kepala dan sakit perut tanpa alasan lain, maka mereka mungkin mengalami migrain. Kelelahan dan kelelahan: Ini adalah dua tanda bahwa anak Anda mungkin mengalami migrain.
2. Tanda-tanda fisik
Tanda-tanda fisik masalah kesehatan mental pada anak tidak selalu mudah dideteksi. Mereka mungkin lebih sulit diidentifikasi daripada gejala penyakit fisik.
10 tanda fisik ini adalah awal yang baik untuk mencari kemungkinan masalah kesehatan mental pada anak:
· Kesedihan atau kekhawatiran yang berkepanjangan
· Kesulitan tidur atau makan
· Masalah dengan teman, sekolah, atau kegiatan lain yang dulunya dinikmati
· Merasa sedih atau mudah tersinggung tanpa alas an
· Merasa seperti mereka tidak peduli tentang apa pun
· Bertindak sembrono dan melakukan hal-hal berbahaya tanpa memikirkan konsekuensinya (misalnya, menabrak lalu lintas)
· Kebutuhan akan kepastian yang konstan
· Kurangnya minat pada aktivitas yang pernah dinikmati
· Perubahan pola tidur
· Meningkatnya kemarahan dan lekas marah
3. Tanda-tanda sekolah dan sosial
Orang tua tidak selalu tahu apakah seorang anak sedang berjuang dengan masalah kesehatan mental, tetapi ada tanda-tanda yang harus diwaspadai bagi orang tua.
Tanda-tanda sekolah dan sosial adalah salah satu tanda paling umum dari masalah kesehatan mental pada anak-anak. Itu termasuk kesedihan atau kekhawatiran yang berkepanjangan, kesulitan tidur atau makan, dan masalah di sekolah.
Jika Anda melihat gejala-gejala ini pada anak Anda, penting untuk membicarakannya dengan mereka dan mendapatkan bantuan profesional sesegera mungkin.
Tanda-tanda depresi meliputi:
· Depresi bukan hanya perasaan sedih atau sedih, tetapi bisa berlangsung selama berhari-hari dan berminggu-minggu.
· Perubahan nafsu makan dan kebiasaan tidur.
· Merasa tidak berdaya, putus asa, atau bersalah atas apa yang mereka alami.
· Kurangnya minat pada aktivitas yang pernah mereka sukai seperti bermain olahraga atau video game.
· Ketidakmampuan untuk fokus pada tugas-tugas yang pernah penting bagi mereka seperti pekerjaan rumah atau pekerjaan sekolah.
Tanda-tanda kecemasan:
· Kecemasan bukan hanya perasaan khawatir atau stres, tetapi bisa berlangsung selama berhari-hari dan berminggu-minggu.
· Anak itu mungkin tampak memiliki temperamen yang lebih pendek atau ledakan kemarahan.
· Ketidakmampuan untuk tetap diam dan tenang, sulit tidur atau makan.
· Anak mungkin secara fisik gemetar atau menggelengkan kepala dengan cepat
· Kurangnya minat pada aktivitas yang pernah mereka sukai seperti bermain olahraga atau video game.
Tanda-tanda lainnya termasuk:
· Menangis berlebihan dan/atau menunjukkan emosi yang seringkali tidak sesuai dengan situasi seperti menangis secara tiba-tiba, mengamuk, tertawa padahal tidak ada yang lucu, atau terlalu bahagia.
· Perubahan kepribadian mereka seperti menarik diri dan bersembunyi dari anggota keluarga karena takut atau sedih.
· Mungkin mengalami perubahan nafsu makan secara tiba-tiba seperti anak yang hanya ingin makan makanan tertentu dan tidak mau makan makanan lain.
· Tidur berlebihan, lesu, dan/atau kehilangan minat.
Pentingnya melakukan pendekatan pada anak dengan memberikan ilmu parenting.

Comments
Post a Comment